Bantuan Kuota Bosnas Terserap 50 Persen, Disdik Usulkan Wifi dengan Jangkauan Luas

Bantuan Kuota Bosnas Terserap 50 Persen, Disdik Usulkan Wifi dengan Jangkauan Luas

Samarinda – Badai pandemi tak bisa diprediksi oleh siapapun. Meski demikian, urusan pendidikan harus tetap berjalan. Hal inilah yang diusulkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) Samarinda. Berdasarkan hasil kunjungannya dari Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan (Kemendikbud) belum lama ini.

Dalam kunjungan tersebut, besar harapan Asli untuk mengadakan pemasangan wifi yang bisa dijangkau secara luas oleh setiap siswa.

“Jadi sistemnya, siswa bisa mengakses internet menggunkan wifi tanpa harus datang ke sekolah,” kata Asli.

Meski bebas diakses. Namun, dia menjamin layanan free wifi ini tak bisa digunakan selain untuk sarana belajar dari website resmi pendidikan. Selebihnya untuk anggaran, kata Asli akan dibebankan kepada setiap sekolah.

http://localhost/disdik/sanggar-kegiatan-belajar-ii-segera-berjalan-pendaftaran-dibuka-gratis/

“Semoga saja disetujui oleh tim anggaran,” jelasnya.     

Sembari menunggu rencana itu terwujud, Asli meyakinkan, bantuannya berupa kuota pendidikan sebesar 35 GB, saat ini sudah berjalan. Bantuan tersebut diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas) dari setiap sekolah pertahun.

“Itu tetap jalan, sekarang sudah 50 persen,” tuturnya.

Sisanya kata Asli sedang berproses untuk validasi data dari nomor handphone siswa yang akan menerima bantuan. Agar tidak salah sasaran atau mubazir.

“Harus dipastikan nomor yang digunakan aktif atau tidak,” tandas Asli.

[MFU | NON | ADV]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x