Kurikulum 2013 telah diberlakukan secara menyeluruh pada semua Jenjang dan Jenis pendidikan. Agar Implementasi Kurikulum 2013 berjalan sesuai dengan tuntutan dan tuntunan serta cita-cita yang diharapkan , maka diperlukan Kegiatan Pengembangan Guru melalui Workshop Kurikulum 2013. Dalam Proses perkembanganya selama ini, sekolah-sekolah yang banyak terlibat dalam pelatihan guru dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 masih sebatas SMP dan SMA serta belum menyentuh SMK terutama program peminatan

Atas dasar itulah pada tahun 2014 Dinas Pendidikan Kota Samarinda melakukan kerjasama dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( P4TK ) BMTI Bandung dalam menyebarluaskan  informasi tentang pelaksanaan Kurikulum 2013 bagi Guru Peminatan SMK pada bidang Bangunan, Elektro, Listrik, Mesin, Otomotif, Teknik Informatika.  Kegiatan ini dilaksanakan selam 5 hari kerja dari tanggal 3 November sampai dengan 7 November 2013 bertempat di SMK Negeri 2 Samarinda untuk Teknologi Rekayasa dan SMK Negeri 1 untuk Teknologi Informatika. Kegiatan ini diikuti Oleh seluruh guru SMK baik Negeri maupun Swasta dengan jumlah Peserta 100 orang terdiri dari bidang Teknologi rekayasa 50 orang, bidang Teknologi Informatika 50 orang

Tujuan dari Pelaksanaan Workshop Kurikulum 2013 program Kemitraan Dinas Pendidikan Kota Samarinda dengan P4TK Bandung adalah:

  1. Mengubah Pola pikir pendidik dan Tenaga Kependidikan agar dapat menerima dan mengimplementasikan Kurikulum 2013 dengan baik
  2. Memberikan pemahaman tentang Filosofi, rasional dan Konsep Kurikulum 2013 dan perbedaan dengan kurikulum sebelumnya
  3. Memberikan pemahaman tentang proses pembelajaran dan proses penilaian menurut kurikulum 2013

Dalam Workshop ini , materi yang diberikan oleh tim P4TK bangung kepada Guru-guru peminatan SMK adalah;

  1. Landasan / Konsep Pengembangan Kurikulum 2013
  2. Standar Kompetensi Lulusan, Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
  3. Perangkat dan Materi Kurikulum 2013
  4. Model-model Pembelajaran  dengan Pendekatan saintifik
  5. Sistem Penilaian dan Rapor
  6. Analisis Buku Guru dan Buku Siswa
  7. Pengembangan RPP dan Pembelajaran

Dalam sambutanya , Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Dr. H.  Asli Nuryadin , S.Pd, MM mengatakan terlambatnya  buku Guru dan buku Siswa dari Pusat janganlah membuat guru tidak bisa melaksanakan pembelajaran karena guru sekarang harus aktif , kreatif dan inovative dalam pembelajaran. Kerjasama dengan P4TK Bandung diharapkan bisa berlanjut di masa yang akan datang. Dalam kegiatan ini ditutup secara resmi Kepala Pusat Pengembangan dan pemberdayaan Pendidik dan Tenaga kependidikan ( P4TK ) BMTI Bandung yang diwakili Kepala Bidang Program Dr. Dahlan Iskandar . (Bjr)