Tim olimpiade fisika Indonesia mulai berkompetisi pada International Physycs Olympiad (IPhO) di Astana, Kazakhstan, Senin (14/07). Tim yang terdiri dari lima siswa siswi terbaik bidang fisika ini akan berada di Astana hingga 22 Juli mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, telah melepas tim olimpiade fisika di kantor Kemdikbud, Rabu (2/07) lalu. Mendikbud berpesan, selain melakukan yang terbaik untuk Indonesia di kancah tersebut, wakil Indonesia diminta agar menjadi diplomat budaya. "Lakukan yang terbaik, doa untuk kalian dari kami dan seluruh rakyat Indonesia," katanya. Prosesi pelepasan tim IPho Indonesia ini berbarengan dengan pelepasan 29 siswa lainnya yang akan mewakili Indonesia di enam olimpiade berbeda.

Tim Indonesia kali ini diwakili oleh lima siswa dari lima provinsi, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Kelima siswa ini telah melalui proses seleksi yang sangat ketat, panjang dan kompetitif. Mulai dari seleksi tingkat sekolah, kemudian kabupaten/kota, dilanjutkan ke tingkat provinsi, dan terakhir di tingkat nasional melalui agenda tahunan olimpiade sains nasional (OSN).

Kelima siswa tersebut adalah Dheo Arokhim Yusufi Cahyo (SMAN SBBS Sragen), Drestanto Muhammad Dyasputro (SMAN 28 Jakarta), Fransiskus Yoga Esa Wibowo (SMAN 1 Yogyakarta), Josephine Moniqa (SMAK Penabur Gading Serpong, Banten), Muhammad Rizki Hasan (SMAN Plus Pekanbaru).

Dari hasil OSN, tiga puluh siswa peraih medali ditambah dua siswa tahun lalu telah menjalani proses pembinaan tahap satu dan diseleksi hingga menjadi 15 orang. Ke 15 orang ini diseleksi lagi di tahap dua hingga menjadi lima orang. Dan kelima orang inilah yang dibina secara intensif oleh tim dosen dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gajah Mada (UGM).

Selain disiapkan untuk menghadapi ujian nasional (UN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), kelima siswa ini juga diberikan pemahaman konsep-konsep fisika yang lebih mendalam, serta dibiasakan untuk memecahkan masalah-masalah fisika. Di IPhO kali ini, para wakil Indonesia ini ditargetkan raih minimal satu medali emas. Sumber berita www.kemdikbud.go.id, Publisher : Nurjolis/Primadi